Senin, 05 Agustus 2013

Dilema

Entah kenapa aku menulis ini, tak sempat ku berkomentar tetapi jemari ini terus saja merangkai kata terbaik untuk mu..
Siang itu aku melihatnya....
close my eyes
Aku terkagum-kagum melihat senyumnya yang irit itu (karna dia lebih banyak diem cuek nya) dari suatu tempat yang mungkin tak terlihat olehnya tapi kuyakin dia sadar ada mata yang mengawasi nya dari kejauhan ..
Pada saat itu aku tak berfikir apapun kecuali untuk berkenalan dengannya ..
Entah kenapa? itu terlihat mustahi dalam benakku..
ku coba berdiam menghilangkan gengsi untuk menyapa nya duluan ..
Bertemu dengannya ditaman seakan akan pertemuan itu tak direncanakan ...
"hei, kayaknya aku jarang lihat kamu! kamu baru pertama kali ikut ya?" tanyaku
"hmm.. iya! sini duduk ngga pegel diri ?" jawabnya sambil meledek
"sebenernya sih ngga pegel tapi karna udah disuruh duduk,yaudah deh aku duduk" jawabku sambil duduk tak jauh darinya
"sedari tadi kita ngobrol belum tau nama, nama kamu siapa ?" tanya nya 
"hmmmmm... " aku mendadak terdiam
"helloooooo.. boleh aku tau nama kamu ? namaku andri.."
"hmm iya tentu saja .. kamu panggil aku vi aja .."
"..................................." 
setelah lama kami mengobrol ternyata sudah larut, kalimat terakhir yang diucapnya "kamu asik, lain kali kita ngobrol lagi yah ;)" sambil tersenyum..
ngga berfikiran banget kalo itu kalimat terakhirnya hingga hari ini belum berjumpa dengannya lagi :(
kenapa dia tak meminta no hp atau apalah yang bisa buat kami saling berkomunikasi..
 Open my eyes
Ternyata masih ditempat yang sama, memandangi objek yang sama, waktu yang sama..
Ternyata gue ngga punya nyali buat berkenalan duluan, apalagi yang diajak kenalan itu lelaki :D..
aseli ini bikin dilema...